UAS USAI, REMIDI DATANG

Ulangan Akhir Semester 1 telah berakhir, satu minggu full seluruh siswa smandung dibuat pusing oleh ujian ini. Namun tradisi dismandung ternyata UAS selesai bukan berarti semua selesai, ada satu momok yang beberapa orang mengaggapnya sebagai sesuatu yang cukup krusial, yaitu Remidi.

Remidi diperuntukkan bagi siswa yang nilai UASnya tidak memenuhi Syarat ketuntasa minimal. Dan lebih beratnya lagi jika mendapat banyak mapen yang remidi. Di smandung ada istilah yang tren pula saat masa seperti, contohnya Panitia remidi, lomba banyak-banyakan remidi, dsb. Hampir setiap siswa di smandung pasti mendapatkan remidi walau hanya satu mapel. Namun ada yang berbeda dengan tahun ini, pada akhir semester ini akan ditutup dengan peringatan HUT SMANDUNG, sehingga setelah remidi para siswa mempunyai alternatif untuk bergembira dan menyehatkan rohani maupun jasmani setelah UTS dan REMIDI tentunya. Lalu apa tanggapan pata gurita mengenai remidi ini?





-@ Inda
mumet, jadwal remidi penuh.




-@Riska
saya selaku panitia remidi membuka pendaftaran. daftarkan diri anda segera. ingat formulir pendaftaran terbatas! promo ttd saya untuk 10 orang pendaftar pertama.



-@Riski
Wah...masa-masa sangat menegangkan ini karena menentukan, juga kita tuntas atau .. dan masa depan kita



-@pamela
Mbengeeer..




-@Fitriyah
Sedih...




-@Dial
Nikmati aja remidi yang ada.. tapi sebisa mungkin kita harus selalu berusaha agar bebas + jauh dari remidi, sukses tanpa remidi, selalu berdoa supaya remidi tidak menghantui kehidupan kita. SAY NO TO REMIDO



-@Asri
Kapan ini semua berakhir...




-@Kiki
Hualah mumet tingkat tinggi




-@Chunk
Mantap...




-@Fahad
Oke remidi datang...tapi mau dibawa kemana HUT? Persiapan masih kurang dari 30%...gimana kesuksesan kelas kita..



-@Irma
Hiks...sedih-sedih aku.




-@Dessi
Menyedihkan dan melelahkan..karena remidinya banyak..udah gitu harus belajar lagi.. aufftt..



-@Iyuk
Tanggapan ..sungguh memusingkan, melelahkan dan meribetkan.. ru pusing-pusing ngerjakke soal semesteran, eE selesai disuruh mikir lagi wat remidi...sungguh malang nasib para nak nak remidi...



-@Shinta
Capek, pusing, malu, berangkat skul cuma buat remidi.. aku strez tapi kalo g ada yang temidi ntar gurunya jadi sombong, karena udah ngrasa berhasil dan puas ngedidik muridnya..he he