Rabu, 8 Desember 2010
Perjalanan ini dimulai dengan berangkat ke rumah sang ketua kelas, mahsus. Tepatnya di desa guntur, kecamatan karangdadap. Sesampai disana, kami langsung menuju ke kebon suwung untuk mencari bambu untuk dibuat alat musik.

Untungnya sesampai disana kami ditolong oleh seseorang untuk mendapatkan sebilah bambu yang bermutu baik karena kualitas haruslah diutamakan.
Bambu didapat, kami langsung kerja memotong, membersihkan serta menyulapnya menjadi alat musik siap pakai. Setelah semua dirasa cukup kita langsung menuju ke rumah mahsus dan perjalanan menuju ke sekolah untuk menyimpan peralatan.
Namun nampaknya cuaca berkata lain, disekolah kami terjebak hujan yang mengakibatkan kami pulang terlalu sore. Walau diguyur hujan dan beberapa kendala yang lain, kita merasakan hari ini merupakan hari yang spesial untuk lelaki gurita
